Hiki's Lifelog

Life Update: April-Juni 2026

Di awal bulan April, saya mendapatkan kabar kalau saya mendapatkan beasiswa penuh untuk sekolah spesialis. Singkat cerita, saya tak perlu mengeluarkan biaya sepersenpun selama menjalani sekolah spesialis ini hingga selesai di akhir tahun.

Lalu, di bulan April kondisi Ayah makin memburuk. Ayah hanya bisa tidur di kasur sambil menahan rasa sakit yang dialaminya. Di awal bulan Mei, Ayah kembali dirawat di rumah sakit setelah mengalami sesak napas.

Dan di tanggal 12 Mei, pagi hari, Ayah menghembuskan nafas terakhirnya.

Sebelum Ayah wafat, saya, Ibu, beserta adik saya berada di sampingnya. Ayah menghembuskan nafas terakhirnya dengan sangat tenang sekali. Saat diberitahu suster kalau bapak dinyatakan wafat, kami semua hanya bisa menangis.

Dari pertengahan Mei hingga pertengahan bulan Juni, kami semua menjalani aktivitas seperti biasanya, tanpa Ayah. Tanpa Ayah, keadaan rumah menjadi sangat sepi. Kadang kami dapat menjalani aktivitas dengan baik, dan ada kalanya kami merasa sangat berduka.

Saat saya menulis ini, saya masih merasakan duka. Mungkin duka ini tak akan sepenuhnya hilang dalam diri saya. Saya ingin terus mengenang Ayah serta kebaikan-kebaikannya selama ia hidup selama-lamanya.

Terima kasih, Ayah.


|

#LifeUpdate