hiki's lifelog

Blog-ku Bukanlah Resume

"Saya Menganggap blog saya ini seperti apa, sih?"

Sebelum saya membaca tulisan dari Joel Hooks, saya memperlakukan blog saya harus ditulis sesempurna mungkin agar orang-orang senang membacanya. Membangun Personal Brand, seperti Resume yang sempurna dan tertata rapih. Begitulah apa yang saya pikirkan. Namun, semakin saya memikirkan semua itu secara mendalam, bukannya memotivasi saya untuk menulis, saya justru tertekan dan takut untuk menulis.

"Berhenti menulis sempurna, dan anggap blog sebagai digital garden."

Setelah membaca tulisan Joel Hooks (dan beberapa blog lainnya), saat ini saya menganggap blog saya sebagai digital garden. Kebun yang berisi aneka macam tulisan: opini-opini, ulasan apapun yang baru saya dapat atau ketahui, kumpulan puisi; baik yang dibuat sendiri maupun dari orang lain, atau rekomendasi lagu-lagu yang baru saya dapat. Tulisan panjang atau pendek, sempurna maupun tidak, yang ditulis dengan atau tanpa rencana. Seperti itulah. Dengan menulis apa yang saya minati dan tak harus sesempurna mungkin, saya bisa menulis dengan bebas, lepas, tanpa beban. Saya menulis dari dan untuk diri saya sendiri, dan jika orang lain suka dan terbantu dengan tulisan saya, tentu saya akan senang.

Jadi, tetaplah menulis apapun dan bagaimanapun yang kau mau.

Lebih lanjut:


|

#Note